3 Fungsi Penting Internal Linking Structure SEO Strategy dalam Website Atau Blog Anda

3 Fungsi Penting Internal Linking Structure SEO Strategy dalam Website Atau Blog Anda

Tak hanya backlink saja yang penting, bahkan internal linking dalam sebuah website pun bisa sangat membantu optimasi website Anda. Meski sering dilupakan dalam pembahasan SEO, tapi internal links ini bisa menjadi senjata yang ampuh dalam membantu Anda membangun website yang berkualitas.

Pengertian internal linking sendiri merupakan suatu link dari satu halaman website menuju ke halaman lain yang isinya masih berhubungan di dalam website yang sama. Keberadaan internal link dapat membantu crawler Google untuk menjelajahi halaman situs Anda dengan lebih baik.

Bagi para pembaca, internal links juga membantu mereka untuk menemukan informasi lain yang terkait dengan lebih mudah. Tentunya, hal ini jjuga membuat para pengunjung berada lebih lama pada situs Anda.

Ya, tak bisa dipungkiri kalau internal linking pun merupakan salah satu bagian penting dalam meningkatkan onsite SEO (Search Engine Optimization). Lebih jauh lagi, mari kita lihat kenali pentingnya internal link dalam website Anda.

1. Meningkatkan user experience

Ya, internal links dapat membantu pengunjung untuk melakukan navigasi dalam website Anda dan menemukan aneka link untuk informasi terkait dengan lebih mudah. Dengan demikian, pengalaman pengguna dalam situs Anda akan lebih meningkat.

Bayangkan saja, ketika seorang pengunjung menemukan link artikel Anda dari hasil pecarian Google, kemudian mereka masuk dan tidak menemukan navigasi yang baik, maka ia akan segera meninggalkan laman setelah mendapatkan informasi yang dibutuhkannya saja.

Namun, ketika ada anchor text links tentang informasi lain yang mungkin menarik perhatiannya, maka link tersebut bisa mengarahkan pembaca menuju postingan lain yang berhubungan. Bila ternyata pembaca blog Anda menyukai aneka konten dalam website Anda, mereka mungkin akan menjadi subscriber blog Anda dan datang lagi lain waktu.

Ketika para pengunjung betah berlama-lama di blog Anda, artinya, bounce rate (rasio pentalan) dalam website Anda juga akan turun. Tentu Anda tahu kalau nilai bounce rate yang rendah akan membuat Google memperhitungkan website Anda sebagai website berkualitas.

2. Meningkatkan SEO situs Anda

Search Engine Optimization atau SEO dalam situs Anda akan lebih terbantu dengan hadirnya internal link. Ini karena internal link akan membantu spider mesin pencari dalam menjelajahi situs Anda dengan lebih cepat dan lebih mudah.

Jadi, internal link yang Anda buat ke halaman lain dengan kata kunci yang relevan dapat menjadi cara yang sangat efektif dalam meningkatkan nilai SEO postingan Anda. Tentunya akan lebih baik bila Anda membuat banyak postingan dengan internal link daripada membiarkannya kosong tanpa link.

3. Meningkatkan visibilitas konten

Semakin lama, tentunya jumlah konten dalam website Anda akan semakin bertambah. Karena banyaknya konten ini, mungkin saja beberapa konten akan tenggelam dan semakin sulit untuk ditemukan para pengunjung website.

Nah, ketika terdapat halaman website yang tidak populer dan ingin Anda perlihatkan pada pengunjung, Anda bisa memanfaatkan internal link untuk meningkatkan visibilitas konten dalam website Anda. Buat internal link dari konten yang mendapat banyak pengunjung menuju pada konten dengan pengunjung yang minim tersebut.

Apabila Anda membangun internal linking dengan tepat, maka Anda bisa merasakan hasil baiknya dalam halaman pencarian Google. Untuk Anda yang menggunakan WordPress, pembuatan internal linking ini bisa Anda serahkan pada plugin seperti Search Term Tagging 2 (STT2).

Plugin WP ini dapat membantu Anda untuk membuat internal linking secara otomatis berdasarkan keyword dan tag. Namun, untuk menggunakannya Anda harus mengaturnya sedimikian rupa agar hasil link yang dibuat tepat. Jika tidak, blog Anda justru bisa dianggap SPAM oleh mesin telusur Google.

Jadi, ketika Anda membuat internal linking perhatikan beberapa hal berikut ini :
1. Buat internal linking ke halaman terkait
2. Buat internal linking sewajarnya
3. Gunakan anchor text yang bervariasi dan relevan.
4. Buat internal linking dengan teratur

Baca juga yang ini Lhooo .....

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gambar CAPTCHA

*