4 Kesalahan Umum pada Website yang Harus Anda Tahu

Siapapun, pasti akan senang bila website yang telah susah payah dibangun akhirnya terselesaikan. Tapi, bagaimana bila setelah website dipublikasikan, hasilnya malah tidak sesuai dengan yang Anda harapkan? Misalnya saja terjadi masalah pada tampilan, konten atau malah pada traffic-nya.

David Chen, CEO dan Co-Founder dari Y-Combinator backed startup mengungkapkan bahwa para pebisnis jatuh pada jebakan besar yang justru sering mereka abaikan. Apa itu? Berikut ini adalah pendapat Chen mengenai beberapa kesalahan yang sering terjadi ketika startup website, lengkap dengan nasihatnya.

1. Membuat customer meng-klik terlalu banyak

Banyak website yang terlalu melebih-lebihkan jumlah hoops customer mereka. Padahal, setiap satu klik merupakan action point yang berharga. User yang diganggu dengan terlalu banyak action klik malah akan melewatkan klik yang seharusnya alias klik yang Anda inginkan. Artinya, website terbaik adalah website yang hanya memiliki satu action point saja.

Untuk itu, pastikan Anda menyediakan action yang pasti. Tentukan dulu action apa yang diinginkan oleh user Anda. Apakah mereka ingin making a call, mencari alamat, melakukan order sesuatu, atau hal lain?

2. Tidak berfikir untuk go mobile

National Small Business Association’s 2013 yang melakukan small business technology survey menemukan bahwa hampir satu dari lima website memiliki website mobile, sedangkan yang lainnya tidak. Yah, cukup banyak pebisnis yang hanya mendesain webnya untuk desktop computer atau leptop saja dan tidak tidak memanfaatkan mobile website.

Padahal, saat ini mobile traffic terbilang cukup banyak. Untuk itu, alangkah baiknya bila Anda pun berfikir untuk mendesain website mobile untuk memenuhi pasar ini. Website mobile yang baik dan menarik akan terlihat seperti sebuah app.

Untuk itu, user harus bisa menavigasikannya dengan swiping ketimbang clicking. Swiping adalah gerakan asli ponsel mobile yang mudah untuk diganakan. Selain itu, constant action point untuk user juga harus ada sehingga mereka tidak perlu zoom in dan zoom out untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Perlu diingat bahwa desain mobile yang baik menggunakan minimal klik dan action point yang jelas.

3. Menyajikan website yang terlalu kompleks

Bisa dibilang para entrepreneur adalah orang yang cerdas. Hanya saja, masalahnya ada pada cara mereka menjelaskan pada orang lain, terutama melalui tampilan dalam website mereka. Di sebuah website, jangan berharap untuk menjelaskan berbagai hal secara kompleks sekaligus.

Chen menjelaskan bahwa banyak pebisnis yang mencoba menjelaskan semua yang mereka ketahui tentang bisnis dalam waktu yang pendek, tapi pada akhirnya, justru tidak ada user yang mengerti mengenai apa yang telah mereka jelaskan.

Lalu, apa yang bisa dilakukan? Nasihat dari Chen adalah dengan menyaring value proposition ke dalam kalimat. Ya, hanya gunakan kalimat yang padat akan konten yang mudah dipahami. Kalimat yang jelas dan singkat tetap memberikan peluang bagi Anda untuk menggaet konsumen di kesempatan lain.

4. Website yang memiliki terlalu banyak konten

Kalau pada masalah ketiga adalah terkait apa yang Anda tulis, kali ini Anda mungkin juga bisa terjebak pada berapa banyak yang Anda tulis. Tipe konten yang juga banyak membuat orang lari adalah teks. Untuk mengatasinya, Anda bisa berfikir untuk website mobile terlebih dahulu.

Tentu saja website mobile memiliki sedikit ruang tersedia yang bisa diisi dengan teks berlimpah. Karenanya, manfaatkan ruang yang Anda miliki secara maksimal. Misalnya saja dengan menggunakan video, diagram atau tipe media lain yang juga efektif untuk menyampaikan pesan Anda.

The post 4 Kesalahan Umum pada Website yang Harus Anda Tahu appeared first on TerbaikWebHosting.com.

Baca juga yang ini Lhooo .....

  • Ketahui Saat yang Tepat untuk Memilih Menggunakan Website yang Responsif atau Aplikasi Mobile Desain website bisa dibuat dengan berbagai pilihan. Pilihan yang paling umum dipilih adalah website dengan desain yang responsif yang dapat berjalan pada banyak device dan juga desain yang lebih fokus untuk membuat aplikasi mobile yang asli. Ternyata, banyak juga yang bingung untuk […]
  • Convention Rate dan Kaitannya dengan Kecepatan Website Yah, “slow website are bad business” sepertinya memang banyak disetujui oleh para praktisi dunia internet marketing. Seperti itu pula yang diungkapkan oleh para pakar dalam Asosiasi Ecommerce Indonesia atau idEA yang digelar dengan tema yang sama, yakni “Slow Website Are Bad Business!” […]
  • Tips Memilih Jasa Penyedia Domain Hosting Gratis Situs penyedia layanan domain, kini berlomba-lomba mendapatkan banyak customer dengan memberikan layanan domain dan hosting gratis-an. Siapa sih yang tidak tergiur dengan layanan hosting dan domain gratisan? Bagi pemula, tentu kesempatan yang tak boleh dilewatkan untuk mendapatkan sebuah […]
  • Perlukah Website Toko Online Memasang Slider Gambar? Slider bergambar sepertinya sudah jadi trend yang banyak dipakai oleh toko online di Indonesia. Mungkin memang banyak yang suka melihat rarusan slider gambar yang berlarian dalam website. Tapi, tahukah Anda kalau slider justru merupakan pembunuh konversi? Artinya, slider gambar tersebut […]
  • Langkah Mudah Beli Domain co.id Melalui PANDI Beli domain co .id merupakan salah satu cara yang tepat untuk membuat sebuah website dengan ekstensi yang populer. Apa sih itu ekstensi? Ekstensi adalah akhiran dari sebuah nama domain atau biasa disebut juga sebagai Top Level Domain (TLD). Top Level Domain untuk ekstensi .co.id sendiri […]
  • Apa Arti Pengertian Dedicated Server dan Non, Dalam Jaringan + Kelebihan Serta Kekurangan-nya Apa pengertian dedicated server? Seperti kita ketahui, ada banyak sekali para perusahaan jasa hosting dengan menawarkan beraneka ragam paket hosting, mulai dari VPS, shared hosting hingga dedicated server. Penawaran harga dari hardware komputer yang murah, tentu berimbas pada murahnya […]

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gambar CAPTCHA

*