Kesalahan Umum SEO dalam Situs E-Commerce yang Wajib Anda Pahami

Sudah bukan rahasia kalau untuk dapat mengoptimasi website e-commerce untuk Search Engine Optimization (SEO) jauh lebih sulit ketimbang mengoptimasi sebuah blog atau situs dengan hanya 5 halaman. Website e-commerse dengan banyak halaman produk yang turun naik setiap hari membuat banyak masalah sehingga SEO sulit untuk diterapkan.

Sayangnya, banyak para penjual online yang justru berpikir kalau memasukkan ratusan atau bahkan ribuan produk ke dalam website e-commerce, bisa membuat trafik search engine mulai berdatangan. Padahal, kenyataannya tidak demikian.

Tak hanya itu, masih ada beberapa kesalahan umum SEO dalam situs e-commerce yang sering dilakukan. Seperti apa? Berikut penjelasannya :

1. Deskripsi Produk yang Minim

Jangan hanya menampilkan deskripsi produk di dalam gambar saja karena search engine tidak bisa membaca gambar. Jadi, kalau deskripsi produk Anda minim, maka hampir pasti halaman tersebut tidaka akan berada di halaman pertama hasil pencarian, bahkan meski kata kunci yang digunakan masih jarang.

Jadi, pastikan Anda memasukkan selengkap mungkin deskripsi produk yang Anda tawarkan dalam bentuk teks. Cara yang baik untuk mengukur seberapa banyak teks yang Anda perlukan adalah dengan mengukur jumlah kata default halaman produk Anda.

Jumlah kata default dihitung dari kata dalam navigasi, sidebar, footer dan teks lain dalam sebuah halaman kosong. Selanjutnya, pasatikan teks deskripsi dan nama produk Anda memiliki jumlah kata lebih banyak dari jumlah kata default tersebut.

Selain itu, perlu diingat pula untuk tetap menjaga kualitas konten deskriptif. Pastikan deskripsi dapat membantu pelanggan untuk membuat keputusan untuk bertransaksi, jadi jangan juga terlalu berlebihan. Jangan pula mengkopi konten dari situs lain karena search engine akan memberikan pinalti pada Anda.

2. Menuliskan Deskripsi Produk sesuai Pabrik

Menggunakan deskripsi produk yang disediakan oleh pabrik hanya akan membuat situs Anda ‘dibuang’ oleh search engine. Malahan, situs Anda juga bisa di-banned oleh search engine karena konten deskripsi ini telah didistribusikan ke banyak toko online.

Hasilnya, deskripsi produk Anda akan terdeteksi plagiat dan tentu saja halaman Anda tidak memiliki konten unik sehingga segera disingkirkan oleh google. Menggunakan deskripsi produk dari pabrikan adalah cara paling efektif untuk menolak penjualan. Ketahuilah bahwa kebanyakan deskripsi produk dari pabrik ditulis dengan bahasa yang tidak ‘menjual’.

3. Jumlah Review Produk yang Minim

Review produk juga hal penting untuk menarik pelanggan masuk ke toko online Anda. Tahukah Anda kalau 70 % pembeli lebih suka mencari review produk di internet sebelum memutuskan untuk membeli.

Jadi, kalau situs toko online Anda menyajikan review yang banyak dicari pelanggan, Anda bisa mengundang lebih banyak audience. Artinya, rangking halaman Anda pun juga akan meningkat. Dengan menampilkan review produk, maka halaman produk Anda akan terjaga agar tetap hidup.

4. Halaman Produk Tidak Dioptimasi Berdasarkan Search Demand

Jangan sampai Anda tidak mengoptimalisasi halaman produk Anda dengan search demand. Anda juga perlu untuk mempertimbangkan kata kunci dalam judul, headline, juga deskripsi produk berdasarkan yang banyak dicari oleh orang-orang.

Tanpa kata kunci yang tepat di dalam situs Anda, maka website Anda akan tidak dicari oleh siapa pun. Tentu saja ini juga berarti toko online Anda akan sepi pengunjung dan berarti pula penjualan yang bisa Anda raih juga ikut minim.

Meski kata kunci itu perlu, tapi Anda juga tidak boleh memenuhi halaman Anda dengan kata kunci tertentu lalu mengulangnya terus menerus. Karena selain tidak menarik bagi pembaca, hal ini juga tidak menarik bagi search engine.

Sumber : Sean Work, CMO KISSmetrics

Baca juga yang ini Lhooo .....

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gambar CAPTCHA

*