Mengontrol Traffic dengan Twitter

why i stopped using crowdfire

Beberapa pengamat percaya bahwa Twitter mengalahkan Facebook sebagai jaringan sosial Millennials yang lebih banyak pengikutnya (keduanya lahir dari tahun 1985 sampai sekarang). Tweet menyerupai puisi haiku, dan Millenials membutuhkan kreativitas untuk memahami sebuah pemikiran secara akurat, dan mereka membenci taktik penjualan keras yang dilakukan oleh para marketer kuno.

Bagaimana kamu dapat menghindar dari penjualan keras ketika kamu hanya memiliki 140 karakter untuk membuat suaramu bisa didengar? Yang tak kalah penting, bagaimana kamu menciptakan konten yang tweetable yang akan menjadi status terpopuler dan mengarahkan kustomer untuk mengunjungi situsmu? Kami memiliki beberapa tips untuk membantumu dalam mengoptimalkan Twitter sebagai kunci dari strategi marketing e-commerce mu.

Apa Tweet mu?

Jika kamu belum membuat akun Twitter, maka buatlah secepat mungkin. Nama Twitter mu harus sesuai dengan nama perusahaan dan website mu. Misalnya The Huffington Post menamai dirinya HuffPo. Pastikan bahwa kamu menyertakan perusahaanmu, website, dan informasi kontak dalam deskripsi pengguna, sehingga semua orang yang berkunjung mengenal siapa dirimu.

Katakan Apa yang Perlu Dikatakan

Sama seperti halaman Facebook, kamu perlu menyertakan Twitter pada semua materi marketingmu, website, kartu nama, surat-menyurat, faktur, invoice & pengiriman, dan e-commerce mu. Menghubungkan Twitter ke Facebook bisa menjadi pilihan jika perusahaanmu menggunakan Facebook juga dan setiap tulisan di Facebook dan Twitter akan terbagi di kedua platform. Jika kamu menggunakan Instagram, Pinterest, dan Tumblr, mungkin kamu bisa memakai program seperti HootSuite untuk membantumu dalam mengelola semuanya. Bila kamu memiliki firma yang lebih besar, pertimbangkanlah untuk membuat akun untuk karyawan tertentu untuk membantumu, sebab Twitter bisa jadi cara yang ampuh.

Berpikir Dahulu Sebelum Men-tweet!

Sebelum mulai tweet pertamamu, pikirkan dahulu apa yang akan perusahaanmu lakukan. Buatlah tulisan tentang dirimu yang simpel tapi berkesan di mata para pengunjung Twitterverse .

Gunakan kalimat yang membuat klienmu tertarik. Lalu bagaimana cara membuat konten yang kreatif? Dibutuhkan sebuah sentuhan seni untuk bisa mendapatkannya. Salah satunya adalah dengan pemilihan foto yang tepat. Tentunya sudah tak asing kan dengan ungkapan ‘Sebuah gambar berjuta makna’? Maka pilihlah foto yang benar-benar menggambarkan merek dan produk dari tokomu.

Selain foto, dibutuhkan pula pemilihan kalimat yang mampu untuk menarik minat seseorang untuk berkunjung. Biasanya orang-orang tertarik pada kalimat yang lucu atau membuat penasaran. Bila kedua cara tersebut sudah dilaksanakan, nantinya secara otomatis pengunjung akan tertarik dan mulai menjadi follower mu.

Follower dan Following

Salah satu keuntungan besar dalam menggunakan Twitter adalah ukuran feed nya yang besar sekali! Kamu dapat berteman dengan ribuan orang tanpa perlu mengenalnya sama sekali. Namun ingat, hal yang sama juga berlaku untuk mereka. Bila kamu tidak mengajak follower mu untuk mengunjungi hashtag dan produk mu, maka kamu akan tertinggal.

Untuk mendapatkan banyak follower, kamu bisa menggunakan cara lama yaitu dengan mengikuti suggestion dari Twitter atau menggunakan aplikasi khusus seperti Twello dan Justtweetit. Namun jangan pernah menambah jumlah follower dalam jumlah besar sekaligus! Twitterverse memiliki aturan tak tertulis tentang hal ini. Tambahkan sekitar 20-50 follower saja per harinya, maka mereka akan menerima notifikasi kalau kamu telah menambahkan mereka sebagai teman.

Apabila mereka menerima ajakan pertemananmu, maka kirimkan ucapan terima kasih. Sikap yang baik dan sopan nantinya akan mendatangkan respon yang positif yang tentunya akan meningkatkan kualitas kontenmu.

Hashtag

Hashtag merupakan poin yang sangat penting dan tidak dapat diganggu gugat. Cobalah untuk memeriksa tweet pesaingmu kemudian buatlah milikmu sendiri yang tentunya menyertakan merekmu. Gunakan hashtag untuk setiap tweet yang kamu tulis. Meski tidak semua hashtag bisa cocok untuk setiap tweet, tapi penggunaan hashtag yang rutin bisa meningkatkan produkmu.

Konten dan Kontes

Mengadakan sebuah kontes bisa menjadi ide yang menarik. Misalkan saja dengan mengajak follower mu untuk melakukan voting tas selebriti, mana tas yang terbaik dan terburuk. Kemudian berikan sebuah produk menarik bagi si pemenang. Imingi follower mu dengan hadiah yang sedang menjadi tren agar mereka tertarik untuk mengikuti kontes tersebut. Di Twitter durasi yang tepat untuk mengadakan sebuah kontes adalah beberapa jam saja. Selain kontes, kamu juga bisa tweet hal lainnya, seperti peluncuran produk baru atau membuka lowongan.

Tren

Jangan malas untuk selalu mengecek sidebar “Trending” dan tambahkan hashtag bila mereka menggunakan kontenmu. Hashtag bisa menempatkan merekmu jadi topik pembicaraan para pengguna Twitter.

Menaikkan Rating Tweet

Kamu bisa saja menaikkan rating kontenmu, tapi masalahnya kamu harus membayar untuk mendapatkannya. Ini tentunya menjadi kendala tertentu bagi kamu yang tidak memiliki cukup dana untuk membeli jasa peningkatan rating konten.

Baca Terkait: Iklan Facebook atau Twitter, Mana yang “Match” untuk Anda

The post Mengontrol Traffic dengan Twitter appeared first on Kumpulan Tips dan Trik Toko Online Terbaik.

Baca juga yang ini Lhooo .....

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gambar CAPTCHA

*