Tingkatkan Penjualan Bisnis Online melalui Conversion Rate Optimization

Dalam dunia internet marketing, traffic menjadi patokan utama untuk dapat dicapai. Traffic yang tinggi, artinya income pun juga akan semakin tinggi. Untuk itu, berbagai upaya pun banyak dilakukan demi pencapaian traffic tinggi ini.

Salah satu inovasi baru dalam dunia internet marketing yang juga berorientasi pada traffic adalah CRO (Conversion Rate Optimization). Apakah kamu pernah mendengar apa itu CRO? Ya, Conversion Rate Optimizatio merupakan alat baru yang lagi banyak digandrungi oleh para Internet Marketers.

Para internet marketers bertugas untuk menciptakan tingkat konversi yang tinggi setelah berhasil mendatangkan traffic tinggi. Tidak seperti PPC(Pay Per Click) marketing, CRO tidak berbicara mengenai seberapa besar kekuatan dana yang Anda habiskan. Sebaliknya, CRO mengunggulkan kreativitas.

Kreatifitas dari CRO inilah yang membuatnya menjadi pertarungan yang adil. Ketika bisnis online Anda memiliki kompetitor besar dengan traffic yang lebih tinggi ketimbang traffic Anda, Anda bisa mengalahkan mereka dari permainan tingkat konversi.

Tingkat Konversi tiap website bisa berbeda

Pada dasarnya, tiap situs memiliki tujuan konversi yang unik. Karenanya, pendekatan untuk conversion rate optimization masing-masing website pun dapat berbeda. Jadi, memang tidak ada cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan tingkat konversi secara instant hanya dengan menerapkan tips artikel “best practice” yang umum.

Peningkatan konversi yang baik bagi situs orang lain, mungkin saja tidak berjalan baik bagi situs Anda. Jadi, langkah terbaik untuk meningkatkan tingkat konversi adalah melalui ide kreatif dan desain yang tepat dan dapat berjalan baik untuk situs Anda.

Kabar baiknya, walaupun conversion rate optimization adalah proses custom dari setiap website, tetap ada beberapa pola umum yang dapat mendatangkan hasil luar biasa. Hal-hal tersebut terangkum dalam berbagai ide umum yang penting untuk Anda ketahui demi mendapatkan conversion rate optimization yang tepat dan detail melalui studi kasus yang berbeda.

Peran Desain terhadap CRO

Berdasarkan sudut pandang tingkat konversi, desain dari suatu situs ternyata memegang peran paling penting di antara semua variabel lain yang terlibat. Desan masing-masing situs tentu saja berbeda. Perbedaan desain dengan tingkat konversi yang tinggi serta rendah ini umumnya disebabkan oleh page.

Suatu page mungkin saja membingungkan bagi para visitor untuk dapat melangkah ke klik selanjutnya. Lantas pertanyaannya, bagaimana sebuah desain baru berkonse basecamp ini dapat mengkonversi sampai 14 persen lebih dari jumlah pengunjung? Jawaban paling tepat adalah desain yang bersih.

Dengan desain baru yang menampilkan panduan jelas, mudah cepat, maka visitor dapat dipandu dengan mudah pula untuk menuju link ‘plan and pricing’. Bandingkan dengan desain lama yang terbilang rumit dan menyajikan begitu banyak pilihan.

Jadi intinya, memberikan lebih sedikit pilihan dalam page justru bisa meningkatkan tingkat konversi. Padahal, justru lebih banyak orang yang berpikir kalau pilihan yang banyak bisa memanjakan para customer. Padahal, tidak. Meski demikian, untuk membuktikan hal ini, memang masih dibutuhkan kasus lain yang tepat.

Desain yang bisa meningkatkan tingkat konversi lain juga dapat dilihat dari Redesign Homepage Gyminee yang terbukti mampu meningkatkan tingkat konversi sampai 20%. Desain yang tampil sederhana dan mengurangi pilihan bagi para visitor juga dapat menunjukkan bahwa Anda adalah perusahaan yang profesional dan trustworthy, dan sekaligus dapat meningkatkan tingkat konversi.

Dengan desain website yang terlihat professional, maka tak hanya tingkat konversi saja yang meningkat. Catatan penjualan pun bisa meningkat hingga 20% hanya dengan mengganti desain, tanpa perlu traffic tambahan dan produk tambahan tapi hanya dengan conversion rate optimization.

Baca juga yang ini Lhooo .....

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gambar CAPTCHA

*